Jan 18, 2012

Sepertinya Mental

Gue sudah menebak akan ada waktunya kata-kata ini sampai ke telinga gue. Wajar sekali memang. Karena inilah ‘luka’ yang akan gue dapat dari apa yang gue lakukan.

Ada beberapa dari teman-teman yang baru mengetahui bergabungnya gue di stand up comedy.
Dan sudah pasti akan timbul pernyataan & pertanyaan-pertanyaan dari mereka. Seperti misalnya “Wah, lo berani banget, Ron!” atau yang bernada skeptis seperti, “Emangnya lo bisa?” hehehe

Sayangnya, tulisan ini juga tidak bisa memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu.

Gue menulis ini hanya untuk memberikan pengertian yang berbeda.

Ada beberapa ungkapan yang sangat menempel di kepala gue, yang menyebabkan kenapa gue berada di ‘situ’. Semoga bisa di terima & setelah membaca ini kita akan memiliki satu ruangan khusus di kepala yang baru.

Pandji – Kesederhanaan
Tuhan memberikan umurmu yang panjang, bukan tuk di selesaikan di tengah jalan.
Jadi jangan kau pasang titik tujuan, karena yang indah adalah perjalanan.
Kalah tidak membuatku pecundang, pecundang adalah mereka yang tak berusaha…

Theodore Roosevelt (Presiden Amerika Serikat) “Pernyataan beliau dalam pidatonya di Paris tahun 1910.
Yang diperhitungkan bukan kritik, bukan seorang yang mununjuk bagaimana orang yang berkuasa terjungkal atau bagaimana seorang pelaku kebajikan seharusnya bisa lebih baik. Penghargaan adalah milik orang yang benar-benar berada di arena, yang wajahnya di penuhi debu, keringat, dan darah, yang bekerja keras dengan penuh keberanian, yang berkali-kali membuat kesalahan, karena tidak ada usaha yang bebas dari kesalahan dan kekurangan. Orang yang benar-benar mencoba melakukan, yang mengenal antusiasme yang besar, kesetian yang sugguh, yang mengerahkan diri demi cita-cita luhur, yang tahu bahwa jika berhasil, ia akan meraih kemenangan atas prestasi yang tinggi, dan terburuknya, apabila ia gagal, setidaknya ia gagal ketika menghadapi segala sesuatunya dengan penuh keberanian sehingga ia tidak berada satu tempat dengan jiwa-jiwa yang dingin dan penakut, yang tidak pernah mengetahui apa itu kemenangan maupun kekalahan.

Ronny
Langkahkan saja satu kaki lo, selanjutnya, lo akan tahu siapa diri lo.
Jangan takut, rasa yang gak nyaman itu lah hidup.

No comments:

Post a Comment